Karakteristik utama
Resistensi korosi:
Resistensi yang sangat baik terhadap pitting, korosi celah, dan retak korosi stres karena {2-3% mo konten.
Berkinerja baik di lingkungan asam, garam, dan kelembaban tinggi (misalnya, laut, tanaman kimia).
Kinerja suhu tinggi:
Dapat diservis hingga800 derajatterus menerus; toleransi jangka pendek hingga925 derajat.
Formabilitas & Weldability:
Ductile dan mudah dilas (gunakan 316L untuk pengelasan untuk meminimalkan presipitasi karbida).
Non-magnetik:
Struktur austenitik tetap non-magnetik dalam keadaan anil (mungkin menjadi sedikit magnet setelah bekerja dingin).
Komposisi Kimia
| Elemen | Rentang konten | Peran |
|---|---|---|
| Chromium (CR) | 16.0–18.0% | Membentuk lapisan oksida pasif untuk resistensi korosi. |
| Nikel (NI) | 10.0–14.0% | Menstabilkan struktur austenitik, meningkatkan ketangguhan. |
| Molybdenum (MO) | 2.0–3.0% | Meningkatkan resistensi klorida. |
| Karbon (C) | Kurang dari atau sama dengan {{0}}. 08% (kurang dari atau sama dengan 0,03% untuk 316L) | Karbon rendah mengurangi kerusakan las. |
Sifat mekanik & fisik
Kekuatan tarik: 515-690 MPa
Kekuatan Yield: lebih besar dari atau sama dengan 205 MPa
Perpanjangan: lebih dari atau sama dengan 40%
Density: 8. 0 g/cm³
Kekerasan (Brinell): Kurang dari atau sama dengan 217 HB
Pertanyaan dan Jawaban Umum:
Tag populer: 316 kumparan baja tahan karat, pabrikan kumparan stainless steel 316 stainless steel, pemasok, pabrik, pelat stainless steel austenitic, Fitur Stainless Steel Austenitic, Daya tahan stainless steel austenitic, baja tahan karat austenitik berkualitas tinggi, Pemrosesan stainless steel austenitic, gasket stainless steel austenitic


